DESAIN PENGLAMATAN PORT MIKROKONTROL ARDUINO DENGAN PROTOKOL FIRMATA PADA ANTARMUKA KOMPUTER YANG BERBASISKAN LABVIEW
| Penulis | : | Kristian Ismail, Agus Risdiyanto |
| ISSN | : | 2337-3636 |
| Vol | : | 3 |
| Bulan/Tahun | : | Juni /2015 |
| Abstrak | : |
Mikrokontroler Arduino sangat populer digunakan oleh kalangan mahasiswa maupun olehpara pengembang karena pengoperasiannya yang mudah, memiliki modul-modul tambahanyang lengkap, bahasa pemograman yang user friendly, referensinya banyak, dan semua software pendukung bersifat open source. Mikrokontroler Arduino memiliki fitur untukberkomunikasi dengan komputer pribadi (PC) melalui komunikasi serial sehingga boardArduino dapat dijadikan jembatan antara komputer dan aktuatornya (Antarmuka). Sistempengaturan real time pada komputer memerlukan software dan hardware yang berkesesuaiansatu sama lain. Pada tulisan ini software yang digunakan pada grafic user interface (GUI )adalah LabVIEW. Alasan menggunakan LabVIEW dikarenakan memiliki protokol yanglangsung dapat menggunakan board Arduino tanpa harus harus sering memprogram boardArduino melalui IDE Arduino yang dikenal dengan protokol firmata. Namun ada sedikitkekurangan dari board Arduino yaitu board hanya memiliki fasilitas pengalamatan per bit.Untuk aktuator yang bersifat on/off tidak terjadi masalah, namun ketika dibutuhkan keluarannumerik biner maka dibutuhkan pengalamatan per port. Hasil akhir tulisan ini adalah sebuahdesain sistem real time kontroler and monitoring dengan keluaran dua buah port masing-masing enam bit.
Keywords : Mikrokontroler Arduino, labview, real time kontroler, protokol fermata





