SISTEM PENCOCOKAN SIDIK JARI DENGAN KOMBINASI ALGORITMA SIFT
DAN MSER
| Penulis | : | Muchammad Naseer , Komang Setia Buana, Dian Pramana |
| ISSN | : | 2337-3636 |
| Vol | : | 3 |
| Bulan/Tahun | : | Desember /2015 |
| Abstrak | : |
Dalam ilmu biometrik terdapat tiga solusi keamanan berdasarkan “what u know”, “what u have” dan “what u are”. “what u know” adalah berupa sesuatu yang kita ketahui, seperti password dan pin. “what u have” adalah berupa sesuatu yang kita miliki, misal kunci kamar, smartcard untuk membuka pintu. Dan “what u are” adalah berupa sesuatu dimana bagian tubuh kita yang dijadikan sebagai kunci, contohnya wajah manusia, retina mata manusia dan sidik jari. Jika password dapat dilupakan dan kunci kantor dapat tertinggal, maka sidik jari adalah alasan yang tepat untuk dijadikan “kunci” keamanan. Dengan kemajuan teknologi pengolahan citra digital, sudah terdapat beberapa algoritma maupun metode yang digunakan untuk mengidentifikasi pola sidik jari. Identifikasi tersebut tentu saja disertai dengan autentikasi. Identifikasi dan autentikasi merupakan proses pencocokan 2 buah data yang dilakukan secara akurat dan detail. Pencocokan citra sidik jari memiliki konsep yang sama dengan proses image matching (pencocokan citra) lainnya, namun banyak bentuk pokok dari sidik jari tersebut yang harus dikenali terlebih dahulu. MSER digunakan sebagai sebuah metode untuk mendeteksi “gumpalan” dalam sebuah citra. Teknik ini diusulkan oleh Matas untuk menemukan keterkaitan antara unsur-unsur gambar dari dua gambar dengan perspektif yang berbeda. SIFT adalah sebuah algoritma untuk mendeteksi dan mendeskripsikan fitur-fitur lokal dari citra. SIFT memiliki ketahanan yang kuat terhadap penskalaan, rotasi dan perubahan sudut pandang citra. SIFT juga tahan terhadap perubahan intensitas pencahayaan dan noise. Kata kunci : Pengolahan Citra Digital, SIFT, MSER, Threshold, Sidik Jari





