PERSEPSI AKADEMISI MENGENAI PENGANGURAN TERBUKA 2016 DI JAWA BARAT SERTA KEBIJAKAN DALAM RANGKA MENANGGULANGINYA


Penulis:Hamirul dan Dedi Efriadi
ISSN:2337-3636
Vol:5
Bulan/Tahun:Juni /2017
Abstrak:

Penelitian ini dilatar belakangi oleh berita yang isinya menyatakan bahwa Pengganguran Terbuka di Jawa Barat meningkat dari 2015 yakni 8,72 persen menjadi 2016 8,89 persen dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi akademi mengenai terjadinya peningkatan Pengangguran Terbuka dan Kebijakan apa saja yang dapat menanggulanginya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan metode penggambilan data FGD yang meliputi 11 orang ordinary informan dan 1 orang key informan. Kesimpulan dari hasil pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa faktor penyebab pengganguran terbuka adalah : Pengganguran disebabkan oleh industri yang padat modal bukan padat karya, Banyak tenaga kerja yang memilih dalam bekerja dan meminta gaji yang besar, Adanya investasi, namun tidak adanya lapangan kerja baru dan maraknya tenaga kerja dari cina mengganti karyawan lokal, Dulu konsentrasi Jabar kearah Industri, namun sekarang ke perdagangan. Mahalnya biaya tenaga kerja sehingga banyak pabrik yang tutup, Kurangnya Skill yang dibutuhkan oleh lapangan kerja. Sedangkan cara mengatasi pengganguran terbuka adalah: Dengan memberdayakan masyarakat desa, Menciptakan lapangan kerja, Mengalokasikan anggaran yang cukup untuk pelatihan (skill) yang dibutuhkan pasar kerja, Mewajibkan pemodal untuk lebih mengutamakan kebijakan padat karya ketimbang padat modal, Mendistribusikan sumber daya yang secara adil untuk setiap daerah, Memberikan pelatihan kewirausahaan kepada mahasiswa serta link mengenai dana dan pemasaran. Keyword: Persepsi Akademisi, Pengganguran, Jawa Barat 2016.


   

PT. PRATAMA CYBER SOLUTION